publikasiana.com - Masalah keputihan adalah masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum wanita. Tidak banyak wanita yang tahu apa itu keputihan dan terkadang menganggap enteng persoalan keputihan pada wanita ini. Padahal keputihan tidak bisa dianggap enteng, karena akibat dari keputihan ini bisa sangat fatal bila lambat ditangani, Selain bisa menyebabkan kemandulan serta kehamilan ektopik, keputihan dapat juga adalah gejala awal dari ada kanker serviks. Berikut ini Anda bisa lihat beberapa hal yang bisa memicu terjadinya keputihan.
STRESS
Stress bisa menyebabkan terjadinya pergantian keseimbangan kandungan hormonal didalam badan, yang pada akhirnya bisa menyebabkan terjadinya keputihan. Oleh karenanya, yakinkan Anda hindari stress serta kurangi stress Anda dengan olahraga secara teratur.
OBAT-OBATAN
Pemakaian antibiotika dalam jangka waktu lama bisa mengganggu system kekebalan badan seorang, dan mengganggu keseimbangan biota di daerah kemaluan seorang wanita. Gangguan keseimbangan itu bisa menyebabkan terjadinya keputihan. Selain itu, pemakaian pil KB yang mengandung hormon tertentu dapat juga mengganggu keseimbangan kandungan hormonal, yang selanjutnya bisa mengakibatkan terjadinya keputihan.
INFEKSI JAMUR
Keputihan dapat juga berlangsung disebabkan infeksi jamur di daerah kemaluan. Beberapa gejala keputihan yang dikarenakan oleh infeksi jamur yaitu keluarnya cairan putih kental seperti susu, keluarnya cairan berbau tak sedap, serta rasa gatal di daerah kemaluan.
Sebagian keadaan yang bisa mengundang terjadinya infeksi jamur pada vagina yaitu menderita diabetes, memakai pil KB, serta mempunyai daya tahan badan yang rendah (misalnya waktu hamil atau alami infeksi HIV/AIDS).
INFEKSI VIRUS
Keputihanyang dikarenakan oleh infeksi virus sebenarnya adalah satu penyakit menular seksual. Sebagian jenis virus yang bisa menyebabkan terjadinya keputihan yaitu HIV serta herpes. Keduanya bisa ditularkan melalui hubungan se*ksu*al.
Gejala yang bisa ditemukan yaitu ada luka seperti lepuhan di seputar lubang vagina, merasa panas serta gatal. Terjadinya kanker serviks dapat juga adalah akibat dari infeksi virus pada daerah kemaluan.
INFEKSI BAKTERI
Pada vagina, selain jamur juga ada satu type bakteri yang memang hidup pada vagina, yakni lactobacilli. Waktu jumlah bakteri itu alami penurunan, jadi bisa terjadi keputihan. Hal ini karena “tempat” bakteri itu bakal digantikan oleh bakteri yang lain yang bakal mengakibatkan terjadinya keputihan seperti gardnerella.
Tanda-tanda yang bisa ditemukan yaitu keluarnya cairan kental atau keputihan atau cairan jernih yang licin. Pasien biasanya akan tidak terasa gatal atau panas. Vagina biasanya bakal berbau amis, terlebih waktu berhubungan sek*su*al.
INFEKSI PARASIT
Terkecuali virus, jamur, serta bakteri ; parasit juga dapat menyebabkan terjadinya keputihan. Parasit yang kerapkali mengakibatkan terjadinya keputihan yaitu trichomonas vaginalis. Parasit itu biasanya ditularkan lewat hubungan sek*su*al, hingga termasuk dalam salah satu penyakit menular seksual.
Gejala yang sering diketemukan yaitu keluarnya cairan berwarna kuning keabuan atau kuning kehijauan yang berbau amis ; vagina merasa seperti terbakar, terlihat kemerahan, serta membengkak. Pada beberapa orang wanita, bisa ditemukan nyeri waktu buang air kecil.
Cara mencegah keputihan:
- Menjaga kebersihan daerah vagina
- Membilas vagina dengan cara yang benar
- Jangan suka tukar-tukaran celana dalam menggunakan celana dalam bersama dengan teman wanita lainnya
- Jangan menggunakan handuk bersamaan ( suka tukar-tukaran handuk )
- Lebih berhati – hati dalam menggunakan sarana toilet umum
- Jalani Pola hidup sehat, cukup tidur, olah raga teratur, makan makanan dengan gizi yang seimbang
- Hindari gonta ganti pasangan dalam berhubungan
- Bagi wanita yang sudah melakukan hubungan suami isteri, setiap tahun harus melakukan papsmear untuk mendeteksi perangai sel-sel yang ada di mulut dan leher rahim.
